Bupati Waykanan Mendukung Perkembangan Pariwisata

Pelita Ekspres | Kamis, 23 Juni 2016 | Dibaca: 447 | Pariwisata

(pelitaekspres.com) –WAYKANAN-MKabupaten Way Kanan Lampung dibawah kepemimpinan Hi. Raden Adipati Surya, SH., MM dan DR. Hi. Edward Antony, MM sangat mendukung perkembangan pariwisata setempat.

 Meski baru empat bulan menjabat, Adipati sudah beberapa kali melakukan tinjauan kebeberapa objek wisata, seperti air terjun putri malu, pemandian air panas dan arung jeram level 3 advance yang semuanya terletak di Kampung Jukuh Batu Kecamatan Banjit.

Bupati yang menyukai tantangan ini memang sangat mendukung kemajuan pariwisata lokal. "Ya kalau wisata saya sangat setuju," ujar Adipati.

 Lokasi wisata yang ada di Kabupaten Way Kanan lanjut Adipati, cukup banyak seperti air terjun gangsa, air terjun putri malu, kampung wisata gedung batin dan masih ada yang lainnya , menurut Bupati yang pernah menjadi Ketua DPRD Way Kanan itu, potensi wisata tersebut cukup dijaga dan dirawat oleh pemerintah serta masyarakat, untuk bisa menarik sejumlah wisatawan lokal dan mancanegara berkunjung ke kabupaten yang berjuluk Bumi Ramik Ragom tersebut.

 

Setelah vacum selama bertahun-tahun, pariwisata Way Kanan mulai bernafas kembali dengan membentuk Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) untuk memberdayakan masyarakat lokal. Seperti dikatakan ketua Komunitas Wisata Way Kanan (Kawan) Heri Amanudin di Blambangan Umpu, Kamis (23/6), dibentuknya Pokdarwis bertujuan untuk memberi peluang usaha kepada masyarakat lokal.

 "Komunitas wisata Way Kanan atau di singkat KAWAN ini, dibentuk untuk mengkoordinir pokdarwis yang bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dilokasi objek wisata," paparnya.

 Dikatakannya, pokdarwis yang telah terbentuk baru dua, yaitu Pokdarwis Putri Malu serta Pokdarwis Pemandian Air Panas dan Arung Jeram di Kampung Jukuh Batu Kecamatan Banjit. Selanjutnya, masih dipersiapkan juga Pokdarwis Kampung Wisata Gedung Batin Kecamatan Blambangan Umpu.

 "Sekarang kita tengah mempersiapkan Pokdarwis Kampung Wisata Gedung Batin, dimana didalamnya tersimpan banyak sejarah, benda-benda kuno, rumah tua yang usianya lebih dari 400 tahun," terang Heri.

 Masih lanjut Heri, direncanakan juga di Kampung Wisata Gedung Batin akan dibuat outbond berupa paint ball, flying fox, arum jeram kelas wisata dan lainnya. Diharapkan nantinya semua kalangan dapat menikmati arung jeram dengan kelas wisata tersebut, menghilangkan penat dengan bermain paint ball dan flying fox tepian Sungai Way Besay dengan pemandangan rumah-rumah tua. (PE-mus)