Kepala Kampung Kemu Banjit Diduga Pungli Prona

Pelita Ekspres | Jumat, 09 Februari 2018 | Dibaca: 519 | Hukum & Kriminal

(pelitaekspres) -WAY KANAN --Dari hasil temuan  masih banyak kepala kampung diduga melakukan Pungutaniar (Pungli) pembuatan sertifikat PRONA, seperti yang terjadi di kampung Kemu kecamatan Banjit, kabupaten Way Kanan, yang begitu besar biayanya yang di bebankan kepada masyarakat.

Saat di konfirmasi kepada beberapa masyarakat dan  salah satu kasus yang di dusun 1, bapak Eka Saputra, dengan tegas mengatakan bahwa kampung KEMU mendapatkan buku sertifikat PRONA tahun 2017 sebanyak ,kurang lebih 200 buku.. ..dan untuk dana yang penebusan buku sertifikat PRONA sebesar Rp 1000,000,. Dan yang sudah di ambil oleh masyarakat kurang lebih sekitar 100 buku, dan sisa nya ada dengan kepala kampung bapak RAMBAT..dan sisa nya lagi ada di BPN, ya sistem pengambilan nya ada uang ada barang,...dan jatah untuk kadus Rp 50 ribu per buku....?.

Pada saat media pelita ekspres konfirmasi melalui hp kepada kepala kampung bapak RAMBAT, untuk menayangkan ada nya PUNGLI pembuatan sertifikat PRONA dikampung KEMU,.. Namun sangat di sayangkan bapak RAMBAT tidak bersahabat dengan media,

Diharapkan kepada penegak hukum agar menindak tegas kepala kampung bapak RAMBAT, terkait dengan dugaan punggutan Liar (PUNGLI) pembuatan sertifikat PRONA.(ben)